Spiga

BERTEMU 2 ORANG HEBAT

Dalam 2 minggu terakhir, saya bertemu dan berkenalan dengan 2 orang yang saya anggap hebat dan dapat memberikan banyak inspirasi bagi saya. Kita sebut saja masing-masingnya dengan ”Pak Haji A” dan ”Pak Haji B”.

Yang pertama pak Haji A, adalah seorang pengusaha tambang batubara. Beliau memiliki dan mengelola 8 tambang, sebagian di Kalimantan Selatan dan sebagian lagi ada di Sumatera Barat. Waktu bertemu, beliau banyak menceritakan lika-liku perjalanan hidupnya sejak muda hingga sekarang. O ya, beliau sekarang berumur sekitar 65 tahun, tapi masih sangat enerjik. Beliau juga merupakan nasabah 20 besar dari bank Mandiri.

Dan di akhir pembicaraan beliau menawarkan peluang kepada saya. Beliau bilang, ”Jika pak Her punya kenalan buyer batubara, bawa saja ke saya, siapa tahu kita bisa kerjasama. Tapi yang benar-benar buyer lho! Soalnya selama ini banyak yang mengaku-ngaku buyer, tapi ternyata hanya broker.”

Wow, bagi saya ini adalah tawaran yang sangat menantang. Siapa tahu saya nantinya bisa menjawab tantangan tersebut.

Yang kedua pak Haji B, adalah seorang pengusaha supermarket ritel yang sukses. Ritel beliau terkenal dengan harganya yang paling murah dibandingkan dengan ritel-ritel lainnya. Waktu itu saya bertemu di salah satu supermarketnya, di daerah Pondok Bambu. Beliau menceritakan beberapa strategi bisnisnya sehingga bisa mencapai hasil seperti sekarang. Saya hanya bisa mengangguk-angguk sambil terkagum-kagum.

Di akhir pembicaraan pun, beliau menawarkan peluang kerjasama untuk mengembangkan supermarket beliau di berbagai tempat. Tantangan yang menarik.

Dalam 2 minggu, saya diberikan tantangan yang demikian luar biasa. Ya Allah, berikan kemudahan bagi hamba-Mu ini untuk memenuhi tantangan dari 2 pak Haji tadi.

Setelah saya renungkan, uniknya saya menemukan beberapa kesamaan yang dimiliki oleh 2 orang yang ceritakan di atas. Pertama, keduanya sama-sama orang minang. Memang orang minang sangat terkenal sebagai pengusaha yang tangguh.

Kesamaan lainnya yang cukup menonjol adalah, mereka sama-sama memiliki komitmen terhadap nilai-nilai agama yang cukup kuat. Bahkan pak Haji A sempat bilang bahwa beliau berzakat sebesar 20%. Dan pak Haji B tidak mau menjual rokok dan minuman keras di supermarketnya.

Selain itu, di usia yang terbilang tidak muda lagi, mereka tetap mempunyai semangat yang sangat tinggi dalam berbisnis. Kemudian, kesederhanaan juga merupakan hal menonjol yang mereka punyai. Walaupun sukses, mereka tidak lantas menjadi sombong, justru nampaknya mereka makin tawadlu dan bersyukur.
Rekan2, itulah beberapa pelajaran dan hikmah penting yang dapat saya petik selama bertemu dengan kedua pak Haji tadi. Semoga kita pun bisa meniru beliau, sukses tapi tetap tawadlu dan makin bersyukur !

4 komentar:

  HADI KUNTORO

July 22, 2007 at 10:16 PM

Hallo Pak Hertanto...
Saya sangat takjub dan ...apa ya...surprise..!
1. Kok ternyata anda punya blogspot..? Wah buru2 saya harus segera bikin link ke anda nih...dan kalau saya lihat, nada2nya sih update-nya bakalan harian nih...pasti akan saya tunggu2....karena dari anda akan mengalir banyak bocoran2 peluang....
2. Kalau anda yang saya tahu sering bertemu orang hebat, kok mau bercerita bahwa anda bertemu dengan Pak haji yang hebat artinya orang yang anda temui ini bener2 SUPER HEBAT...
3. Bisnis anda kok sudah banyak banget ya....

Hadi Kuntoro

  Anonymous

September 24, 2007 at 11:09 AM

duh gusti..kapan ya daku bisa bertemu dan bekerja sama dengan orang-orang hebat seperti mereka dan anda ya pak hertanto...salam kenal pak.

  Hertanto Widodo

January 11, 2008 at 5:29 AM

hallo juga pak Hadi...saya masih harus banyak belajar pak, jadi harus me-guru ke banyak orang. termasuk ke pak hadi juga...

  Hertanto Widodo

January 11, 2008 at 5:30 AM

salam kenal juga kamshe...insya Allah kita bisa bekerjasama pak...